11 Nov 2017
Kyai Mukti: Celaka, Berilmu Tapi Tak Diamalkan
Kyai Mukti membahas kitab hadits pada pengajian Fosiru (Forum Silaturahim Ulama) Kecamatan Parung pada hari Sabtu, 11 Nopember 2017 yang bertempat di Masjid At-Taqwa Bojong Sempu, Parung.
Ada pada amal keikhlasan, dan diniatkan dengan amal itu mengharapkan keridloan Allah Swt. Persyaratan amal yaitu tahu ilmunya. Siapa yang beramal tanpa ilmu maka amalnya serampangan tak berariran. Celaka orang yang berilmu jika ilmunya tidak diamalkan. Siapa yang bertambah ilmu tapi amalnya tidak bertambah maka ilmunya lebih menjauhkan diri.
Sebab keluarnya hadits Nabi mengenai amal ikhlas dan mengharap ridlo Allah yaitu ketika ada sahabat yang bertanya kepada Rasul mengenai orang yang berperang di jalan Allah tapi hanya mengharapkan upah dan ketenaran. Rasul menjawab bahwa orang tersebut tidak mendapatkan apa sebanyak tiga kali.
Hadits tersebut mengajarkan kita bukan berarti tidak mencari ilmu karena takut tidak diamalkan. Melainkan bagaimana kita bisa belajar ikhlas dalam beramal.
Apabila seseorang berjuang meninggikan kalimat Allah, misal penceramah, yang mendapatkan upah karena ceramahnya, maka ikhlaskan berapapun yang diterima dari upahnya tersebut.
-----
Dalam sebuah hadits disebutkan bahwa Allah tidak menerima shalatnya orang yang tidak menyentuh hidungnya ke tempat sujud. Menyentuhkan hidung ke tempat sujud ada dua pendapat ulama. Ulama yang mewajibkan menyentuhkan hidung ke tempat sujud karena melihat dzohirnya hadits teesebut.
Pendapat yang lain yaitu bahwa hidung menyentuh tempat sujud adalah sunnah. Pendapat tersebut adalah pendapat Imam Syafi'i. Dalam mazhab syafi'i hanya 7 anggota sujud yaitu dahi, kedua telapak tangan, kedua lutut, dan kedua telapak jari-jari kaki. Jadi ketika hidung tidak menyentuh tempat sujud maka mengurangi kesunnahan dalan shalat.
-----
Jika ada masyarakat yang tidak peduli dengan lingkungan, orang-orangnya kaya tapi tidak mau memberikan hartanya kepada orang miskin, maka Allah katakan masyarakat tersebut tidak suci.
Emas Mini
Entri Populer
-
● Berbuat dzholim hukumnya adalah haram. Setiap perbuatan yang tidak pada tempatnya disebut dzholim. Syirik disebut sebagai kedzholiman ya...
-
Tokoh Islam Indonesia dalam kenangan. KH. Zainuddin MZ yang dikenal da'i sejuta umat. Uje atau Ust. Jefri al-Bukhari yang masih muda, ...
-
Persiapan buat hari kematian nih. Perlu di Renungkan, serem tapi inilah proses alaminya. Inilah Proses Kematian dan Hancurnya Tubuh Kita! ...
-
● Ayat 186: 1) Informasi bahwa Allah itu dekat. Dekat pengetahuannya tentang kita. Bukan dekat secara fisik karena fisik dan lingkungan k...
-
Aktivitas Akselerasi Pengadaan Buku Upaya pengadaan koleksi di Perpustakaan Utama UIN Syarif Hidayatul...
