Mantan Menteri Pemuda dan Olah Raga, Adhyaksa Dault, geram ketika diwawancarai RRI tadi pagi. Adhyaksa Dault mengungkapkan bahwa komentar Andi Malarangeng di twitter yang menyatakan Adhyaksa Dault meminta izin terlebih dahulu kepadanya untuk menjadi kuasa hukum Sekretaris Kemenpora Wafid Muharam yang menerima cek Rp 3,2 miliar. Sebenarnya bukan minta izin. Adhyaksa Dault bertanya kepada Andi Malarangeng, apakah ada yang akan membantu kasus Wafid
Muharam. Ternyata jawaban dari Andi Malarangeng belum ada yang membantu, akhirnya Adhyaksa Dault bersedia menjadi kuasa hukum Wafid Muharam. Wafid Muharam pernah membantu kinerja Adhyaksa Dault ketika menjabat Menteri Pemuda dan Olah raga.
Adhyaksa Dault berharap pada KPK, kasus ini tak hanya mandeg pada Wafid Muharam, tetapi perlu terus ditelusuri hingga akar-akarnya. Sepengetahuan Adhyaksa Dault, bahwa Wafid Muharam mempunyai moral yang baik. Wafid Muharam masih tinggal di perumnas. bisa jadi Wafid Muharam dijebak. Wafid Muharam harus terus terang, siapa saja yang terlibat dalam kasus tersebut.
Berikut informasi kecurigaan Adhyaksa Dault pada kasus tersebut yang dimuat dalam detiknews.
Jakarta - Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga Adhyaksa Dault menganggap ada kejanggalan mengenai tertangkapnya Sekretaris Kemenpora Wafid Muharam yang menerima cek Rp 3,2 miliar. Menurutnya, jumlah itu terlalu besar mengingat sekretaris menteri hanya bertugas mengurusi administrasi saja.
"Ini suatu kejanggalan. Sekretaris menteri itu kan hanya mengurusi administrasi. Sedangkan Rp 3,2 miliar itu begitu besar loh," ujar Adhyaksa dalam perbincangan dengan detikcom, Selasa (26/4/2011).
Menurut Adhyaksa, Sekretaris Kemenpora tidak memiliki kewenangan yang besar dalam pemenangan proyek di Kemenpora. Pemenangan proyek diurus oleh tim yang dibentuk oleh Kemenpora dan dikoordinasi oleh pejabat di level deputi.
"Ada tim khusus dan itu dikoordinasi oleh deputi yang bersangkutan. Saya tidak tahu secara terperinci karena pada waktu saya menjabat sebagai menteri, tidak ada proyek sebesar itu," terangnya.
Adhyaksa juga enggan berkomentar kemungkinan keterlibatan pejabat-pejabat tinggi di Kemenpora. "Silakan tunggu hasil penyidikan di KPK saja," ucapnya.
(fjr/gun)
Semoga Adhyaksa Dault dimudahkan. Katakanlah kebenaran walau terasa pahit.
(warnet perpus/ maryu)
Emas Mini
Entri Populer
-
Main saham Seharusnya kita lebih berhati-hati dalam menjemput rizki, karena setiap makanan yang masuk ke dalam tubuh kita yang berasal da...
-
Informasi ini dari Ust Nirwan Nazaruddin http://annabawi.com Hanya ingin sharing ttg pemakaian 'dhamir' (kata ganti) y...
-
1. Sesungguhnya kita akan ditanya di hari kiamat kecuali 3 hal yaitu baju yg dipakai utk menutup aurat # Fosiru
-
Iklan: Emas adalah pilihan tepat menyimpan nilai aset. Fakta membuktikan, pada tahun 1990-an diperlukan 300 gram emas untuk membayar ...
-
Pergantian tahun bukan sekadar perubahan angka. Ia adalah momen muhasabah, saat untuk bertanya pada diri sendiri dan keluarga: Apakah kit...
