Rasa-rasanya, pernah kulihat raut wajah itu, sesaat, hinggap di kepalaku lalu menghilang. Tertelan oleh roda waktu yang berputar. Namun, entah mengapa selalu kutemukan, meski hanya sejenak di sudut waktu.
Puisi berjudul Syair Tengah Malam karya Deka Amalia tersebut terpampang di laman sebuah blog. Di sana termuat pula 201 puisi lain dan ratusan tulisan fiksi berupa cerita pendek dan novel. Tak ketinggalan, beragam tulisan nonfiksi bertopik tip menulis, motivasi bisnis, kisah-kisah inspirarif, hingga artikel seputar kesehatan dan psikologi, bisa Anda baca.
Blog kaya tulisan ini berjudul Ibu-Ibu Doyan Nulis (http://ibu-ibudoyannulis1.blogspot.com). Blog ini menjadi wadah aktualisasi sebuah komunitas yang beranggotakan para ibu yang ingin mengembangkan hobi menulisnya. Komunitas ini mengarahkan hobi menulis para anggota sesuai minat, bakat, pengalaman, dan kemampuan masing-masing.

