Tampilkan postingan dengan label Tadabbur. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tadabbur. Tampilkan semua postingan
14 Mar 2019
28 Feb 2019
19 Feb 2019
12 Feb 2019
7 Feb 2019
31 Jan 2019
18 Okt 2018
21 Apr 2016
Do'a Inti Ibadah: Tadabbur al-Qur'an Surah al-Baqarah [2] Ayat 186
● Ayat 186: 1) Informasi bahwa Allah itu dekat. Dekat pengetahuannya tentang kita. Bukan dekat secara fisik karena fisik dan lingkungan kita tidak suci. 2) Allah mengabulkan do'a, apabila 3) istijabah atau memenuhi perintah Allah menjauhi
20 Mar 2016
2 Jul 2015
Inilah Cara Cepat Pengabulan Do’a
Meminta hanyalah pada Allah. Hanya Allah yang dapat mendatangkan manfaat dan Allah pula yang mendatangkan musibah. Ketika diancam dengan pisau, maka katakanlah hanya Allah yang akan mematikanku bukan pisau ini.
Cara agar do’a kita dikabulkan Alahnya bagaimana? Cukup dengan dua syarat saja, falyastajibu li dan yu’minu bi. Yaitu:
- Memenuhi perintahku
- Beriman pad Allah
Bila kedua hal tersebut sudah dilaksanakan, maka ia akan senantiasa berada dalam kebenaran.
وَإِذَا سَأَلَكَ عِبَادِي عَنِّي فَإِنِّي قَرِيبٌ أُجِيبُ دَعْوَةَ الدَّاعِ إِذَا دَعَانِ فَلْيَسْتَجِيبُوا لِي وَلْيُؤْمِنُوا بِي لَعَلَّهُمْ يَرْشُدُونَ
Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah) Ku dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran (al-Baqarah 2:186).
Tiga point penting dari ayat di atas antara lain:
- Informasi ketika ada yang bertanya pada Muhamamad tentang Allah maka katakanlah bahwa Allah itu dekat.
- Allah pasti mengabulkan orang yang berdo’a
- Penjelasan mengenai syarat agar do’a terkabulkan.
Sudah lumrah bagi manusia yang dapat sungguh-sungguh berdo’a karena orang tersebut berdo’a ketika sangat membutuhkan. Orang berdo’a ketika ada yang sangat diharapkan. Orang berdo’a ketika kondisinya susah. Allah Maha Tahu mengenai kondisi kamu, maka pasti Allah mendengar dan mengabulkan permohonanmu.
Do’a adalah senjata orang beriman. Berbicara mengenai keampuhan senjata, ada tiga hal, antara lain:
- Senjata ampuh tergantung bagi kekuatan tenaga yang memegang senjata tersebut.
- Senjata ampuh tergantung dari ketajamannya.
- Senjata dapat ampuh ketika memahami teknik dalam menggunakannya.
Jangan suka membid’ahkan orang yang membaca niat puasa dengan suara jahar (keras) setelah shalat tarawih, belum tentu orang yang mebid’ahkan itu lebih baik dari mereka yang senantiasa hati-hati dalam menjaga niat. Orang yang malamnya gak niat berpuasa maka tidak sah pusanya.
Selemah itukah kalian sehingga tidak bisa mendatangkan 1000 kebaiakn atau menghindari 1000 kejahatan padahal itu semua dapat dilakukan hanya dengan membaca tasbih 100 kali.
Ketika berdo’a harus satu frekuensi dengan Sumber yang mengabulkan do’a.
Mustahil mau masuk surga tapi tidak membeli tiket ke surga.
Allah itu dekat, maksudnya dekat dengan rahmat Allah, dekat dengan kekuasaan Allah, dekat kepada mereka dengan cara pengabulan do’a-do’a mereka, dekat melalui ilmu Allah. Jadi bukan dekat dengan Dzat-Nya. Kekuasaan Allah setiap saat bisa terjadi.
Karena Allah yang mau membuat kita berdo’a, karena Allah yang menginspirasi kita untuk berdo’a, maka Allah sudah menyiapkan jawabannya. Allahlah yang menginspirasikan kebaikan pada kita.
Dalam suatu perjalanan, maka biasakan bertakbir ketika menanjak, dan bertasbih ketika menurun. Dimana saja kita berada ita berharap selalu dekat dengan Allah.
Pahala puasa tidak dapat dibagi-bagi. Pahala puasa hanya untuk Allah. kita harus selalu menjaga getaran hati.
Abu Darda biasa membaca 70 nama dan mendo’akan orang-orang yang namanya disebutkan oleh Abu Darda ketika berdo’a.
Ruh orang beriman seperti burung berwarna hijau. Percantik ruh kita di bulan Ramadhan.
Dalam Alam arwah, ruh seorang manusia dapat saling kunjung mengunjungi. Bagaimana nasib arwah kita kelak? Maka berusahalah untuk terus mempercantik ruh kita
---
Ringkasan live streaming Tadabbur Ust. Bachtiar Nasir di aqltv.com (02/07/2015)
30 Jun 2015
Hidup Ibarat Getaran Garpu Tala
Fenomena Ramadhan saat ini, seperti semakin berkurang jamaah yang shalat tarawih di hari-hari terakhir Ramadhan, adalah salah satu cara untuk mengetahui kadar keimanan seseorang. Melihat berkurangnya jamaah tersebut pastinya diketahui oleh Iblis dan bala tentaranya. Setan jadi tahu kadar keimanan dan semangat seseorang.
18 Jun 2015
Rugi, Jika Bengong di Bulan Ramadhan
Qur'an itu Hudallinnas wa bayyinati minal huda wal furqon, sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang benar dan yang batil), so ketika hati kotor maka cucilah dengan Qur'an
Q.S. Al-Baqarah: 185
شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِيٓ اُنْزِلَ فِيْهِ الْقُرْاٰنُ هُدًى لِّلنَّاسِ وَبَيِّنٰتٍ مِّنَ الْهُدٰى وَالْفُرْقَانِ فَمَنْ شَهِدَ مِنْكُمُ الشَّهْرَ فَلْيَصُمْهُ وَمَنْ كَانَ مَرِيْضًا اَوْ عَلَى سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِنْ اَيَّامٍ اُخَرَ يُرِيْدُ اللهُ بِكُمُ الْيُسْرَ وَلَا يُرِيْدُ بِكُمُ الْعُسْرَ وَلِتُكْمِلُوْا الْعِدَّةَ وَلِتُكَبِّرُوا اللهَ عَلٰى مَا هَدٰىكُمْ وَلَعَلَّكُمْ تَشْكُرُوْنَ
Bulan Ramadan adalah (bulan) yang di dalamnya diturunkan al-Qur’an, sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang benar dan yang batil). Karena itu, barang siapa di antara kamu ada di bulan itu, maka berpuasalah. Dan barang siapa sakit atau dalam perjalanan (dia tidak berpuasa), maka (wajib menggantinya) sebanyak hari yang ditinggalkannya itu pada hari-hari yang lain. Allah menghendaki kemudahan bagimu dan tidak mengendaki kesukaran bagimu. Hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu agar kamu bersyukur.
Ibnu Katsir menjelaskan bahwa Allah memuji Bulan Ramadhan dibanding bulan lainnya. Kenapa Bulan Ramadhan yang dipilih? karena di dalamnya turun Qur'an dan kitab suci lainnya.
Beda orang yang hidup di bulan Ramadhan dengan orang yang hidup di Bulan Juni. Mereka yang hidup di Bulan Ramadhan adalah mereka yang memanfaatkan hidupnya untuk ibadah, mencari ilmu misalanya atau memperbanyak membaca al-Qur’an. Sedangkan mereka yang hidup dibulan Juni adalah mereka yang masih menikmati kubangan dosa di Bulan Juni.
Di Bulan Ramadhan ini jangan sampai kita melamun dan bengong serta tidak baca Qur'an satu ayat pun. Jika kita tidak lancar membaca Qur'an, maka baca saja ayat-ayat atau surat pendek yang pernah kita hafal.
---
Ringkasan Live Streaming Ust. Bachtiar Nasir http://aqltv.com/
@MaryuPustakawan
Q.S. Al-Baqarah: 185
شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِيٓ اُنْزِلَ فِيْهِ الْقُرْاٰنُ هُدًى لِّلنَّاسِ وَبَيِّنٰتٍ مِّنَ الْهُدٰى وَالْفُرْقَانِ فَمَنْ شَهِدَ مِنْكُمُ الشَّهْرَ فَلْيَصُمْهُ وَمَنْ كَانَ مَرِيْضًا اَوْ عَلَى سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِنْ اَيَّامٍ اُخَرَ يُرِيْدُ اللهُ بِكُمُ الْيُسْرَ وَلَا يُرِيْدُ بِكُمُ الْعُسْرَ وَلِتُكْمِلُوْا الْعِدَّةَ وَلِتُكَبِّرُوا اللهَ عَلٰى مَا هَدٰىكُمْ وَلَعَلَّكُمْ تَشْكُرُوْنَ
Bulan Ramadan adalah (bulan) yang di dalamnya diturunkan al-Qur’an, sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang benar dan yang batil). Karena itu, barang siapa di antara kamu ada di bulan itu, maka berpuasalah. Dan barang siapa sakit atau dalam perjalanan (dia tidak berpuasa), maka (wajib menggantinya) sebanyak hari yang ditinggalkannya itu pada hari-hari yang lain. Allah menghendaki kemudahan bagimu dan tidak mengendaki kesukaran bagimu. Hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu agar kamu bersyukur.
Ibnu Katsir menjelaskan bahwa Allah memuji Bulan Ramadhan dibanding bulan lainnya. Kenapa Bulan Ramadhan yang dipilih? karena di dalamnya turun Qur'an dan kitab suci lainnya.
Beda orang yang hidup di bulan Ramadhan dengan orang yang hidup di Bulan Juni. Mereka yang hidup di Bulan Ramadhan adalah mereka yang memanfaatkan hidupnya untuk ibadah, mencari ilmu misalanya atau memperbanyak membaca al-Qur’an. Sedangkan mereka yang hidup dibulan Juni adalah mereka yang masih menikmati kubangan dosa di Bulan Juni.
Di Bulan Ramadhan ini jangan sampai kita melamun dan bengong serta tidak baca Qur'an satu ayat pun. Jika kita tidak lancar membaca Qur'an, maka baca saja ayat-ayat atau surat pendek yang pernah kita hafal.
---
Ringkasan Live Streaming Ust. Bachtiar Nasir http://aqltv.com/
@MaryuPustakawan
9 Jun 2015
Gadis yang Buah Dadanya Ranum dan Pemuda Kekar, Hanya di Surga
# Orang-orang
bertaqwa akan mendapat kemenangan, maksudnya mendapat tempat kemenangan
di Surga. Surga sebagai tempat akhir kehidupan orang bertaqwa.
إِنَّ لِلْمُتَّقِينَ مَفَازًا
Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa mendapat kemenangan, (An-Nabaa : 31)
# Ada kaitannya dengan Ali Imran : 185
كُلُّ نَفْسٍ ذَائِقَةُ الْمَوْتِ ۗ وَإِنَّمَا تُوَفَّوْنَ أُجُورَكُمْ يَوْمَ الْقِيَامَةِ
ۖ فَمَن زُحْزِحَ عَنِ النَّارِ وَأُدْخِلَ الْجَنَّةَ فَقَدْ فَازَ ۗ
وَمَا الْحَيَاةُ الدُّنْيَا إِلَّا مَتَاعُ الْغُرُورِ
Tiap-tiap
yang berjiwa akan merasakan mati. Dan sesungguhnya pada hari kiamat
sajalah disempurnakan pahalamu. Barangsiapa dijauhkan dari neraka dan
dimasukkan ke dalam surga, maka sungguh ia telah beruntung. Kehidupan
dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang memperdayakan. (Ali Imran : 185)
# Orang-orang yang beruntung adalah mereka yang kelak dijauhkan dari neraka.
# Manusia di dunia ini cenderung lebih berharap terhindar dari neraka.
# Terhindar dari neraka, berarti akan merasakan kenikmatan surga.
# Supaya sekeluarga bisa masuk surga, maka ketika di dunia harus saling mengingatkan akan dahsyatnya siksaan neraka.
# Tidak semua rumah tangga di dunia bisa merasakan baiti jannati, bahkan Asiah, istri Fir'aun berharap mendapatkan rumah di surga.
# Terhindar dari neraka, berarti akan merasakan kenikmatan surga.
# Supaya sekeluarga bisa masuk surga, maka ketika di dunia harus saling mengingatkan akan dahsyatnya siksaan neraka.
# Tidak semua rumah tangga di dunia bisa merasakan baiti jannati, bahkan Asiah, istri Fir'aun berharap mendapatkan rumah di surga.
وَضَرَبَ
اللَّهُ مَثَلًا لِّلَّذِينَ آمَنُوا امْرَأَتَ فِرْعَوْنَ إِذْ قَالَتْ
رَبِّ ابْنِ لِي عِندَكَ بَيْتًا فِي الْجَنَّةِ وَنَجِّنِي مِن فِرْعَوْنَ
وَعَمَلِهِ وَنَجِّنِي مِنَ الْقَوْمِ الظَّالِمِينَ
Dan
Allah membuat isteri Fir'aun perumpamaan bagi orang-orang yang beriman,
ketika ia berkata: "Ya Rabbku, bangunkanlah untukku sebuah rumah di
sisi-Mu dalam firdaus, dan selamatkanlah aku dari Fir'aun dan
perbuatannya, dan selamatkanlah aku dari kaum yang zhalim. (At-Tahrim:11)
# Tempat
Kemenangan menurut Ibnu Abbas adalah tempat yg bersih, suci, atau
tempat yang diliputi kesenangan. Maka, jangan jadikan rumah kita menjadi
kotor, tidak suci dan penuh kesengsaraan.
# Suasana semua tempat di dunia ini sebenarnya tergantung dari hati yang mendiaminya.
# Suasana semua tempat di dunia ini sebenarnya tergantung dari hati yang mendiaminya.
# Bersyukurlah pada Allah atas kenikmatan tempat tinggal kita saat ini. Bersikap romantislah pada pasangan kita.
# Di Surga ada kebun anggur yang memiliki pelayan-pelayan berupa gadis yang buah dadanya ranum.
# Di surgapun ada pemuda-pemuda yang kekar dan six pack.
# Ini semua untuk kita yang saat ini bisa menahan nafsunya untuk bisa menikmati kenikmatan di surga.
حَدَائِقَ وَأَعْنَابًا
وَكَوَاعِبَ أَتْرَابًا
# Di surga ada minuman khamr di dalam gelas-gelas yang selalu penuh.
وَكَأْسًا دِهَاقًا
dan gelas-gelas yang penuh (berisi minuman). (An-Nabaa : 34)
# Di
dalam surga mereka meminum khamr sambil mendengarkan perkataan-perkataan yang
baik, bukan perkataan yang dusta, perkataannya penuh kebaikan. Berbeda dengan minuman khamr yang di dunia yang
berakibat kehilangan akal bagi peminumnya.
لَّا يَسْمَعُونَ فِيهَا لَغْوًا وَلَا كِذَّابًا
جَزَاءً مِّن رَّبِّكَ عَطَاءً حِسَابًا
# Ini
semua sebagai balasan dari Allah. Jika Allah yang membalas tentu akan
memuaskan. Jaza'an artinya balasan akan perbuatan kita. 'Atha'an artinya tambahan
bonus balasan.
# Masuk surga nikmatnya bareng-bareng. Jangan maunya sendirian. Ajaklah saudara-saudara kita untuk melakukan kebaikan-kebaikan.
# Bidadari surga bisa cantik tanpa beribadah, maka wanita yang sholihah ketika di dunia maka kelak di surga kecantikannya akan melebihi bidadari di Surga.
# Jadilah kita seperti kesurupan malaikat yaitu senang menghadiri majlis ilmu, senang beribadah dan tidak lepas berzikir
# Orang yang beruntung ialah mereka yang mempersiapkan batinnya dalam menghadapi Ramadhan. Menata hatinya, menata waktunya, menata hartanya, menata keluarga, menata lingkungan, menata kegiatan. Mereka berharap ampunan Allah, Rahmat Allah, cintanya Allah, dan Ridhonya Allah.
Allahumma bariklana fi sy'ban wa balighna Ramadhan.
# Orang yang beruntung ialah mereka yang mempersiapkan batinnya dalam menghadapi Ramadhan. Menata hatinya, menata waktunya, menata hartanya, menata keluarga, menata lingkungan, menata kegiatan. Mereka berharap ampunan Allah, Rahmat Allah, cintanya Allah, dan Ridhonya Allah.
Allahumma bariklana fi sy'ban wa balighna Ramadhan.
Ringkasan Tadabbur An-Naba : 31-36 Bersama Ust. Bachtiar Nasir
Masjid Raya Pondok Indah, Selasa, 09 Juni 2015 10.00-12.00 WIB Streaming aqltv.com
Masjid Raya Pondok Indah, Selasa, 09 Juni 2015 10.00-12.00 WIB Streaming aqltv.com
Diringkas oleh @MaryuPustakawan
Langganan:
Komentar (Atom)
Emas Mini
Entri Populer
-
Merawat Ibu Tentu kita ingat akan kebaikan orang tua kita, khususnya ibu yang telah melahirkan kita dan merawat kita, Beliau tidak bisa ...
-
Fenomena Ramadhan saat ini, seperti semakin berkurang jamaah yang shalat tarawih di hari-hari terakhir Ramadhan, adalah salah satu cara un...
-
Jualan Kolak Entah siapa yang berjualan di areal kampus UIN Syarif Hidayatullah Jakarta ini. tak ada yang tahu. yang ada hanyalah tempat ...
-
1. Gus Sholah menerima Djarot di pesantren Tebu Ireng. Saat itu khatib Jum'at menjelaskan bahwa memilih pemimpin muslim itu wajib # 2...

