Kasus suap impor daging yang menimpa Luthfi Hasan Ishaq, mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), mengundang banyak tanggapan dari beberapa tokoh, baik tokoh dari kalangan eksternal PKS maupun kalangan internal PKS.
Berikut tanggapan beberapa tokoh dari kalangan eksternal PKS:
"Ya tentunya ada konspirasi, yakni konspirasi mengambil uang negara.
Tapi gagal, karena itu ditangkap KPK," kata Wakil Ketua Umum Partai
Gerindra Fadli Zon
"Satu yang aneh melibatkan petinggi partai. Mungkin ya, presiden pks bisa memerintah Mentan," tutur Direktur Eksekutif Asosiasi Pengusaha Importir Daging Indonesia, Thomas Sembiring.
"Saya meyakini KPK bukanlah lembaga yang berani asal menetapkan
tersangka dan menangkap, pasti ada bukti kuat," kata pengacara Achmad
Rifai.
“Tidak ada konspirasi karena KPK bekerja berdasarkan fakta dan bukti
hukum yang ada,” kata Abraham melalui pesan singkatnya kepada wartawan
di Jakarta, Ahad (3/2).
"Kami mengikuti proses di KPK dan pada waktu dengar berita terkejut dan
Kemendag prihatin karena ini terkait dengan impor, kami sudah menyiapkan
seluruh dokumen jika dibutuhkan terkait kegiatan importasi di sisi
kemendag akan siap beri penjelasan selengkapnya," ujar Wakil Menteri Perdagangan, Bayu Krisnamurthi.
"Saya lupa istilahnya, semacam menjual otoritas. Tidak harus punya
kewenangan, tapi pengaruh saya bisa dipakai untuk memengaruhi. Ini tidak
menduga-duga, kami sudah punya bukti seperti itu," kata Wakil Ketua
KPK Bambang Widjojanto.
"Kementerian Pertanian kan
leading sektornya. Jadi penting
untuk dilakukan pemeriksaan terhadap Mentan," ujar Koordinator Divisi
Korupsi Politik ICW, Abdullah Dahlan.
"Wewenang impor daging itu kan ada di Kementerian Pertanian, hal ini yang harus ditelaah lebih jauh oleh penyidik KPK," ujar Peneliti politik Indonesia Corruption Watch (ICW) Abdullah Dahlan.
Lantas, tanggapan dari tokoh-tokoh internal PKS antara lain:
"Bahwa kasus hukum LHI tidak akan menyandera PKS, dan penyelesaian kasus
hukum tersebut diserahkan kepada tim pengacara. Sehingga struktur dan
kader bisa konsentrasi pada konsolidasi dan pengembangan langkah-langkah
menuju pemilu 2014," kata Mahfudz, Wasekjen PKS
"Makanya sekarang saya jadi agak aneh. Ada apa ini, kok tiba-tiba ada
muncul seolah-olah kaitannya dengan impor daging. Padahal, minggu lalu
saya baru kirim surat juga ke Menko, bahwa daerah-daerah produsen sapi,
mereka siap untuk menyuplai ke Jakarta. Artinya tidak perlu ada tambahan
impor," terang Menteri Pertanian Suswono.
Dari berbagai sumber online
