14 Des 2011

Ternyata Sang Istri Ada Maunya...


Ketika sang suami menyalakan lampu, ia melihat  sebuah tulisan yang dibuat istrinya di atas meja. Sang istri memang biasa menulis pesan di atas secarik kertas. Jika tidak ditulis bagaimana pesannya dapat tersampaikan. Biasanya ketika sang suami pulang, istrinya sudah terlelap tidur.

Sang suami dengan penuh penasaran membaca pesan tersebut,


Assalamu’alaikum Wr. Wb. Selamat datang Kanda sayang… Sudah sampai pasti lelah ya menempuh perjalanan dari kantor…Semoga lelahnya dibayar oleh Allah dengan pahala yang berlipat ganda, amin…Coba buka kulkas, ambil kue yang ada di dalam kulkas paling bawah… semoga bisa mengusir lelah… Sudah panjang lebar Dinda bicara, sekarang Kanda ganti baju, cuci tangan, cuci-cuci deh pokoknya dan bersih-bersih, terus siap-siap pakai celana panjang ya… Dinda minta tolong belikan telor ¼, gula ½, he…he… Ujung-ujungnya ada maunya ya?… Ga apa-apa ya kan udah dibayar dengan kue… (hu…enak…) lupa deh capenya… he….  Soalnya Dinda agak repot alias rempong kalo keluar…pake baju panjang dulu…pake kaos kaki… pake ini itu, gendong si Abang….ih Kanda aja ya… uang Dinda Cuma segitu… Kanda yang tambahin ya…he…

Bisa aja nih sang istri. Gak dibayar dengan kue juga insya Allah sang suami akan menuruti kemauan istrinya kok. Duh, memang “resiko” menjadi istri solehah, harus menutup aurat secara sempurna, aurat hanya ditampakkan untuk suami tercinta.

Ternyata sang istri memberikan kue kepada sang suami karena ada maunya…

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terima Kasih Atas Komentarnya

Emas Mini

Entri Populer